sebetulnya kebutuhannya bukan di gambar sih om, justru lebih ke file secara general. misal nih kirim file ke client dan sebagainya. supaya sama2 aware dan bertanggungjawab atas kepemilikan file aja sih, untuk kirim2 file.
tetapi kalau konteksnya ownership file atau dokumen yang memang secara terus menerus diperbarui, aku rasa bakal lebih nyari yang kayak nextcloud.
thanks oom, setelah mencari di referensi yang diberikan, saya jatuh hati pada transfer.sh. cara saya mencari gini om:
- liat dulu bahasa pemrogramannya apa. sebisa mungkin saya hindari php dan nodejs karena preferensi personal
- saya cek juga, apakah di dalam code tsb ada nodejs atau tidak. biasanya nodejs seperti react digunakan untuk frontend. positifnya dari ini, frontendnya bisa canggihi banget om. tapi minusnya, ya aplikasi jadi lebih semakin berat.
- saya cek fitur2nya.
sebeulnya transfer.sh ini ada satu hal yang saya kurang suka, tidak ada dashboard untuk lihat saya atau siapapun pernah upload file apa saja kedalam sini. tapi waktu saya lihat, sepertinya bisa dilakukan manual dengan menjalankan perintah list directory di dalam server.
selebihnya saya suka dengan fitur untuk dapat menguploado file melalui cmd. karena kadang kala ketika mengerjakan sesuatu saya menggunakan terminal saja, dan perlu mengupload file yang sedang saya edit tanpa harus keluar terminal. ini adalah opsi yang paling saya cocok dibanding opsi yang lain hehe.
tapi untuk self-host kapan, masih kurang tau ya oom. masih ada hal lain yang sedang dikerjakan